
PAKEM – Menghadapi tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang semakin kompetitif, SMK Muhammadiyah Pakem menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Kompetensi bagi siswa kelas XII Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 24 April 2026 ini berfokus pada materi kompetensi Tune Up Engine Mesin Injeksi. Program ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026, sebuah intervensi strategis dari Direktorat SMK untuk memastikan lulusan memiliki keahlian yang tervalidasi sebelum terjun ke pasar kerja.
Dalam pelaksanaannya, sekolah menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Global Otomotif sebagai tim penguji independen. Keterlibatan LSP eksternal ini bertujuan untuk menjamin bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan sesuai dengan standar industri nasional maupun internasional. Selama ujian, para siswa diuji kemampuannya dalam melakukan pemeliharaan serta penyetelan sistem mesin injeksi secara presisi, yang menjadi salah satu keterampilan paling dicari di bengkel-bengkel modern saat ini.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Pakem Kasyadi, S.Sos., M.S.I. mengatakan bahwa sertifikasi ini sangat krusial mengingat persaingan pasar kerja yang kian ketat. Dengan memiliki sertifikat kompetensi resmi, para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki ijazah sekolah, tetapi juga bukti otentik atas kemahiran teknis mereka. Program bantuan pemerintah ini menjadi peluang emas bagi murid kelas akhir untuk mendapatkan pengakuan profesional yang mempermudah mereka dalam memenangkan persaingan di dunia kerja maupun dalam merintis usaha mandiri.